Dinginnya subuh membuat mata ini sulit terpejam dari lelahnya sehabis mengerjakan skripsi dan report, sedangkan kawan sekamarku masih terlelap dalam tidurnya, aku tidak tau yang dia mimpikan dalam tidurnya setelah mencurahkan uneg-unegnya yang dia ingin katakan dan tidak dikatakan kalo dia tidak ingin katakan (jadi berasa uya-kuya...) banyak cerita yang dia ungkapkan termasuk salah satunya tentang masa depan setelah lulus dari perkuliahan, kedepan sangat berat bagi kami dengan nasib yang masih terkatung-katung nantinya sebagai fresh graduate tanpa pengalaman. Dan ijazah dengan ipk pas-pas an karena lulus tergesa-gesa disebabkan biaya kuliah yang mahal, terbenak dalam pikiran kawan saya mengikuti jejak saya dengan mencoba bekerja di KAP nantinya sbagai batu loncatan agar banyak perusahaan-perusahaan yang minat kepada "manusia-manusia ber-IPK hampir 3 koma. " namun bayangan itu mungkin hanya sbagai alternatif apa yang akan dilakukan setelah ini, memang sangat sulit diposisi yang sangat dirugikan seperti ini, kawan saya sempat mengeluh dalam uneg-unegnya "mengapa harus kuliah di akuntansi kenapa gak ambil tekhnik?" Uneg-uneg yang sama waktu awal-awal semester dulu disaat saya masih mengidam-idamkan tekhnik arsitektur...namun semua percuma sudah terlambat untuk mengeluh dan menyalahkan pihak-pihak yang berperan dalam kehidupan kita...karena penyesalan memang selalu di akhir,tetapi bukan berarti sudah berakhir segalanya,masih ada celah untuk meraih apa yang diinginkan karena masa depan ada di tangan kita sendiri, meskipun tidak dipungkiri bahwa pihak-pihak yang berperan dalam kehidupan kita juga akan berpengaruh...tidak ada yang tahu nantinya kita akan menjadi apa... tidak ada yang tahu juga apakah nantinya aku dan kawanku akan masih bekerja bersama seperti cara alternatif yang tadi direncanakan...tidak ada yang tahu....aku hanya menyampaikan kepada kawanku bahwa masa depan adalah sebuah tanda tanya mungkin kamu sekarang duduk dibangku ini bersamaku tapi kita tidak tahu 10 sampai 20 tahun kedepan apakah masih bisa seperti ini...tapi apapun yang terjadi siapapun aku dan siapapun kamu kita akan selalu menjadi sahabat kawan...tetap semangat!
Selamat menjelang subuh kawanku yang masih terlelap dan man-teman diseluruh penjuru nusantara
Selasa, 11 Februari 2014
Renungan subuh
Senin, 20 Januari 2014
Seperti Pisau
Hidup ini semakin tajam seperti pisau
Semakin kau asah semakin tajam
Semakin kau dewasa akan semakin tau
Bahwa hidup terkadang memang kejam
Mengeluhlah jika kau ingin
Tidak ada yang melarang...
Menangis saja jangan dingin
Kalo itu bisa bikin kau senang...
Gengsi uda merajalela
Sombong sudah mewabah
Nafsu telah menjamur
Kini kau hanya sendiri
Berdiri diatas pendirianmu
Dan semua menatap tepat diwajahmu
Sambil tertawa dan bilang "CUPU"
Teman yang baik hanya tinggal kenangan
Sahabat hanya terlihat sekelebat
Inilah hidup seperti pisau
Pisau bermata dua
Sekarang kau yang pilih gunakan pisau itu
Untuk membunuh atau untuk memotong sayur???
Minggu, 19 Januari 2014
Identitas Bangsa? Masih Ada?
Selamat membaca kembali man teman... kini saya akan membahas masalah "Identitas Bangsa" sesuatu hal yang mungkin sudah sering dibahas dalam forum-forum politik atau dalam sosial- budaya. Identitas Bangsa, menurut saya merupakan jatidiri yang seharusnya (wajib) ditampilkan (ditampakkan) ketika berada dimanapun khususnya, saat berada dalam komunitas (negara, bangsa) itu sendiri. Maksut dari definisi di atas bisa artikan bahwa, ketika kita telah menyetujui masuk dalam komunitas atau setuju menjadi seorang warga negara Indonesia misalnya, maka sudah seharusnya (wajib) berperilaku berdasarkan Pancasila, sebagai dasar dan pandangan hidup orang Indonesia. Begitu juga saat kita berada atau diputuskan oleh Tuhan lahir dan hidup sebagai seorang jawa, tindak tanduk dan perilaku kita juga harus "njawani", jadi jangan anggap bahan tertawaan kalo ada orang yang bicara "medok", karena sesungguhnya mereka lebih mulia daripada kalian2 yang menertawakannya. Itu yang pertama,lalu yang kedua adalah dalam suatu komunitas pasti ada adat dan aturan-aturan kalo bahasa "keminggris-nya" ada rules-nya, misal sebagai seorang WNI wajib bagi kita yang sudah berumur, tepatnya umur 17 ke atas (bukan film ya...) wajib mempunyai KTP, kalo nikah juga gitu harus ngurus ke KUA dsb... adalagi kalo di lingkup agama kalo Islam ya seperti yg ada di Quran harus ada mahar, saksi, ijab dsb... di Nasrani harus ada pendeta, mengucapkan janji setia, dsb... dan jika sebagai orang yang lahir dan hidup di tanah jawa juga begitu harus ada prosesi siraman, midodaren, pecah kendi, dsb... karna negara,agama dan suku merupakan 3 pilar penting suatu Identitas Bangsa, apabila salah satu pilar itu diabaikan maka robohlah Identitas kamu dalam suatu komunitas tersebut. Maka sebagai Masyarakat Indonesia tetaplah lestarikan budaya kamu karena dengan melestarikan kebudayaan tersebut, sama halnya kamu telah bersyukur dan berterimakasih kepada Negara ini yang sudah memberikan Tanah ini Air ini Udara ini untuk dinikmati bersama. Hargailah ketiga pilar tadi, tunjukkan kalo kamu seseorang yang bisa menghargai warisan leluhur. TerimaKasih sekian dari saya....
Kediri 20 Januari 2014
Atas Nama Bangsa Indonesia...
Bagus Prasetyo....
Minggu, 18 Agustus 2013
Politik Dumping Jepang
Senin, 22 Juli 2013
Good night, GOD
Minggu, 12 Mei 2013
Rumah Di Jual daerah Surabaya-Sidoarjo
spesifikasi : Luas tanah 160 m2 Luas Bangunan 45 m2 (depan perumahan/pinggir jalan raya) cocok untuk usaha atau bisnis
alamat rumah : perumahan taman surya agung blok b no 14 desa wage kec. taman sidoarjo
harga : Rp 450 jt (nego)
dekat kampus UPH (5menit),Juanda (10menit),Cito (5menit),terminal bungurasih (5menit)
HUBUNGI SEGERA : 08155612987/(0354) 683248 pak soegeng
Jumat, 12 April 2013
Hak seorang muslim atas muslim
Wallahua'lam

