Selasa, 11 Februari 2014

Renungan subuh

Dinginnya subuh membuat mata ini sulit terpejam dari lelahnya sehabis mengerjakan skripsi dan report, sedangkan kawan sekamarku masih terlelap dalam tidurnya, aku tidak tau yang dia mimpikan dalam tidurnya setelah mencurahkan uneg-unegnya yang dia ingin katakan dan tidak dikatakan kalo dia tidak ingin katakan (jadi berasa uya-kuya...) banyak cerita yang dia ungkapkan termasuk salah satunya tentang masa depan setelah lulus dari perkuliahan, kedepan sangat berat bagi kami dengan nasib yang masih terkatung-katung nantinya sebagai fresh graduate tanpa pengalaman. Dan ijazah dengan ipk pas-pas an karena lulus tergesa-gesa  disebabkan biaya kuliah yang mahal, terbenak dalam pikiran kawan saya mengikuti jejak saya dengan mencoba bekerja di KAP nantinya sbagai batu loncatan agar banyak perusahaan-perusahaan yang minat kepada "manusia-manusia ber-IPK hampir 3 koma. " namun bayangan itu mungkin hanya sbagai alternatif apa yang akan dilakukan setelah ini, memang sangat sulit diposisi yang sangat dirugikan seperti ini, kawan saya sempat mengeluh dalam uneg-unegnya "mengapa harus kuliah di akuntansi kenapa gak ambil tekhnik?" Uneg-uneg yang sama waktu awal-awal semester dulu disaat saya masih mengidam-idamkan tekhnik arsitektur...namun semua percuma sudah terlambat untuk mengeluh dan menyalahkan pihak-pihak yang berperan dalam kehidupan kita...karena penyesalan memang selalu di akhir,tetapi bukan berarti sudah berakhir segalanya,masih ada celah untuk meraih apa yang diinginkan karena masa depan ada di tangan kita sendiri, meskipun tidak dipungkiri bahwa pihak-pihak yang berperan dalam kehidupan kita juga akan berpengaruh...tidak ada yang tahu nantinya kita akan menjadi apa... tidak ada yang tahu juga apakah nantinya aku dan kawanku akan masih bekerja bersama seperti cara alternatif yang tadi direncanakan...tidak ada yang tahu....aku hanya menyampaikan kepada kawanku bahwa masa depan adalah sebuah tanda tanya mungkin kamu sekarang duduk dibangku ini bersamaku tapi kita tidak tahu 10 sampai 20 tahun kedepan apakah masih bisa seperti ini...tapi apapun yang terjadi siapapun aku dan siapapun kamu kita akan selalu menjadi sahabat kawan...tetap semangat!
Selamat menjelang subuh kawanku yang masih terlelap dan man-teman diseluruh penjuru nusantara

Senin, 20 Januari 2014

Seperti Pisau

Hidup ini semakin tajam seperti pisau
Semakin kau asah semakin tajam
Semakin kau dewasa akan semakin tau
Bahwa hidup terkadang memang kejam

Mengeluhlah jika kau ingin
Tidak ada yang melarang...
Menangis saja jangan dingin
Kalo itu bisa bikin kau senang...

Gengsi uda merajalela
Sombong sudah mewabah
Nafsu telah menjamur

Kini kau hanya sendiri
Berdiri diatas pendirianmu
Dan semua menatap tepat diwajahmu
Sambil tertawa dan bilang "CUPU"

Teman yang baik hanya tinggal kenangan
Sahabat hanya terlihat sekelebat

Inilah hidup seperti pisau
Pisau bermata dua
Sekarang kau yang pilih gunakan pisau itu
Untuk membunuh atau untuk memotong sayur???

Minggu, 19 Januari 2014

Identitas Bangsa? Masih Ada?

Selamat membaca kembali man teman... kini saya akan membahas masalah "Identitas Bangsa" sesuatu hal yang mungkin sudah sering dibahas dalam forum-forum politik atau dalam sosial- budaya. Identitas Bangsa, menurut saya merupakan jatidiri yang seharusnya (wajib) ditampilkan (ditampakkan) ketika berada dimanapun khususnya, saat berada dalam komunitas (negara, bangsa) itu sendiri. Maksut dari definisi di atas bisa artikan bahwa, ketika kita telah menyetujui masuk dalam komunitas atau setuju menjadi seorang warga negara Indonesia misalnya, maka sudah seharusnya (wajib) berperilaku berdasarkan Pancasila, sebagai dasar dan pandangan hidup orang Indonesia. Begitu juga saat kita berada atau diputuskan oleh Tuhan lahir dan hidup sebagai seorang jawa, tindak tanduk dan perilaku kita juga harus "njawani", jadi jangan anggap bahan tertawaan kalo ada orang yang bicara "medok", karena sesungguhnya mereka lebih mulia daripada kalian2 yang menertawakannya. Itu yang pertama,lalu yang kedua adalah dalam suatu komunitas pasti ada adat dan aturan-aturan kalo bahasa "keminggris-nya" ada rules-nya, misal sebagai seorang WNI wajib bagi kita yang sudah berumur, tepatnya umur 17 ke atas (bukan film ya...) wajib mempunyai KTP, kalo nikah juga gitu harus ngurus ke KUA dsb... adalagi kalo di lingkup agama kalo Islam ya seperti yg ada di Quran harus ada mahar, saksi, ijab dsb... di Nasrani harus ada pendeta, mengucapkan janji setia, dsb... dan jika sebagai orang yang lahir dan hidup di tanah jawa juga begitu harus ada prosesi siraman, midodaren, pecah kendi, dsb... karna negara,agama dan suku merupakan 3 pilar penting suatu Identitas Bangsa, apabila salah satu pilar itu diabaikan maka robohlah Identitas kamu dalam suatu komunitas tersebut. Maka sebagai Masyarakat Indonesia tetaplah lestarikan budaya kamu karena dengan melestarikan kebudayaan tersebut, sama halnya kamu telah bersyukur dan berterimakasih kepada Negara ini yang sudah memberikan Tanah ini Air ini Udara ini untuk dinikmati bersama. Hargailah ketiga pilar tadi, tunjukkan kalo kamu seseorang yang bisa menghargai warisan leluhur. TerimaKasih sekian dari saya....

Kediri 20 Januari 2014
Atas Nama Bangsa Indonesia...
Bagus Prasetyo....

Minggu, 18 Agustus 2013

Politik Dumping Jepang

Assallamuallaikum man teman..sebelumnya sya mau mengucapkan minal aidin wal faidzin...mohon maaf lahir n batin, oiya salam merdeka buat seluruh man teman di seluruh penjuru ibu pertiwi. Mengingat hari kemerdekaan bangsa Indonesia, kali ini saya akan membahas salah satu negara yang pernah menjajaki kaki mereka di tanah air, yaitu Jepang atau nippon. Negara yang terkenal julukannya sebagai negeri sakura tersebut sangat maju dalam hal teknologi, bahkan hampir semua industri otomotif dan elektronik kita kebanyakan import dari Nippon, namun tidak semua barang elektronik dari Jepang itu asli dari Jepang, karena produk asli Jepang sendiri dijual sangat mahal disana. Mengapa sangat mahal? jawabnya disebabkan Jepang menganut kebijakan "politik dumping". Awalnya saya juga bingung waktu SD saya pernah mendengar istilah "politik dumping" dari pelajaran ilmu sosial, yang saya ketahui saat itu Jepang menjual barang dalam negrinya sangat mahal tapi untuk barang import mereka jual murah. Waktu SD saya sempat bingung gimana bisa dapat untung kalo barang dalam negri di jual sangat mahal ? Ternyata jawaban dari sistem politik dumping tersebut adalah, Jepang merupakan negara eksportir sehingga perputaran dagang eksport dapat mempengaruhi jumlah kurs dari mata uang yen, jika hal tersebut dipengaruhi oleh daya beli dalam negri yang juga sangat tinggi, maka dampak langsungnya ekonomi Jepang menjadi tidak sehat. Untuk menjawab fenomena di atas pemerintah Jepang memberikan solusi kepada negara-negara Industri yang lain untuk merakit barang-barang elektronik yang microchip atau bahan bakunya dibuat oleh Jepang namun untuk merakitnya di serahkan oleh negara lain untuk menjaga value barang tersebut. Maka tidak heran jika negara seperti India,Taiwan dan China menjadi "ketularan" maju industri IT nya. Bagaimana dengan Indonesia? Sebenarnya orang Indonesia sendiri juga banyak yang bekerja untuk perusahaan Jepang, kebetulan Bapak sekarang ditempatkan di Dinsosnaker yang diantara programnya terdapat pengiriman tenaga kerja Indonesia yang dipekerjakan di Perusahaan-perusahaan Jepang. Namun sayangnya kurangnya dukungan dari pemerintah sendiri tidak memanfaatkan ketrampilan tersebut untuk kepentingan dalam negeri,sayang banget ya??? Kembali ke "politik dumping" di atas, maka tidak heran apabila man-teman pergi jalan-jalan ke Akhibara,Tokyo pusat elektronik di Jepang disana harga barang murah-murah bisa jadi itu produk keluaran lama atau produk yang merupakan hasil rakitan dari India,china,taiwan atau Indonesia sendiri....hehehehe.... percuma kan? niatnya dapet barang murah ke Jepang nemunya produk sini juga,hehehe...tapi knapa ya,orang Jepang rela mengeluarkan uang banyak untuk beli produk dalam negrinya sendiri??? Jawabannya, karena passion orang Jepang yang loyal terhadap produk negaranya sendiri. Orang Indonesia mah sulit mendapat passion kayak orang Jepang,hehehe...  Sekedar saran kalau mau barang elektronik murah coba jalan-jalan di negara yang deket-deket Jepang aja, kualitasnya gak jauh beda dan harganya jauh lebih murah... cekidot lah kalo gak percaya....wkwkwk.... sekian dulu ya man teman, ntar kalo ada info-info terpenting insyaALLAH akan di share lagi, semoga bermanfaat buat man teman yang hobi jalan-jalan buang uang ke luar negri...hihihi... salam merdeka!!! Wassallamuallaikum Wr.Wb....

Senin, 22 Juli 2013

Good night, GOD

Yaa Allah Sang Maha Bijaksana, aku tidak tahu apa yang sedang aku alami saat ini. Aku memang tidak sedang sakit, aku masih bisa bernafas dengan normal tanpa alat bantu nafas, tapi aku merasa bila dalam kondisi seperti ini sulit untuk menjamin kebahagiaan dalam hidupku. Yaa Rabb Sang Maha Adil, maafkan aku sudah mengeluh, karna aku melihat beberapa nasib orang yang "sekiranya" Kau anggap lakhnat di dalam Agama melakukan hal yang seharusnya tak wajar dengan leluasa dan aman. Aku tidak ingin menjadi banci di hadapanMu Allah, tapi aku juga tidak se-gagah ksatria piningit yang mampu menegakkan keadilan. Aku tidak tahu kemana lagi aku harus mengadu? nampaknya kejujuran telah punah di dalam hati manusia, Yaa Rabb aku selalu butuh Engkau meski harus ku akui terkadang aku lupa atau sengaja meninggalkan kewajibanku untuk tersungkur di hadapanMu, sesungguhnya aku butuh pelukanMu, hidayahMu, dan bimbinganMu menuju Rahmatan Lil 'Alamin ... love u ALLAH :*

Minggu, 12 Mei 2013

Rumah Di Jual daerah Surabaya-Sidoarjo

type : 45
spesifikasi : Luas tanah 160 m2 Luas Bangunan 45 m2 (depan perumahan/pinggir jalan raya) cocok untuk usaha atau bisnis
alamat rumah : perumahan taman surya agung blok b no 14 desa wage kec. taman sidoarjo
harga : Rp 450 jt (nego)

dekat kampus UPH (5menit),Juanda (10menit),Cito (5menit),terminal bungurasih (5menit)

HUBUNGI SEGERA : 08155612987/(0354) 683248 pak soegeng

Jumat, 12 April 2013

Hak seorang muslim atas muslim

   Dari Abu Hurairah dia berkata,bahwasannya Rasullah bersabda, "Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam." Dikatakan kepada beliau:"Apa sajakah hak-hak tersebut, wahai Rasullah?" Beliau bersabda, "Kalau kamu bertemu dengannya hendaklah mengucap salam kepadanya.Kalau dia mengundangmu maka penuhilah. Kalau dia minta nasihatmu, maka berila nasihat. Kalau dia bersin lalu memuji Allah, maka doakanlah (Semoga Allah merahmatimu). Kalau dia sakit, maka jenguklah. Dan kalau dia meninggal dunia,maka antarkanlah jenazahnya." (HR. Muslim) .
  
   Rasulullah senantiasa mengucapkan salam kepada orang-orang yang beliau jumpai. Beliau juga mengucap salam kepada anak-anak jika beliau melewati mereka. Karena merupakan sunnah adalah orang yang muda memberikan salam kepada yang lebih tua,sekelompok orang yang sedikit mengucap salam kepada yang lebih banyak dan pengendara kepada pejalan kaki. 

  Memenuhi undangan hukumnya sunnah muakkaddah, karena hal itu bisa menjaga perasaan yang mengundang dan juga menumbuhkan kecintaan dan kedekatan. 

  Memberikan nasihat kepada orang yang memintanya hukumnya adalah wajib, tidak boleh menceritakan sesuatu yang bertentang dengan kenyataan, atau menyembunyikan hal itu atau menunda kebaikan agar dia sendiri yang akan mendapatkannya. Orang yang dimintai pendapat sebenarnya orang yang sedang diberi amanat. Adapaun jika dia tidak meminta nasihat, dan apa yang akan dia lakukan akan membahayakan atau menyebabkan dosa untuk dirinya, maka wajib bagimu memberikan nasihat sekalipun dia tidak meminta, karena hal ini termasuk bagian mengilangkan dharar dan kemunkaran dari kaum muslimin. 

  Mendoakan orang yang bersin dan mengucap Alhamdulillah hukumnya wajib, dan bagi yang bersin menjawab Yahdikumullah. Dan jika bersinnya terus-menerus lebih dari tiga kali, maka ucapknlah yang keempat kalinya Syafaakallau sebagai ganti dari ucapan Yarhamukallahu.

  Dijenguk ketika sakit adalah salah satu hak seorang muslim yang harus ditunaikan oleh kaum muslimin yang lain. 

  Apabila saudara sesama muslim meninggal maka iringilah/antarkanlah jenazahnya. Diantar jenazahnya adalah hak seorang muslim yang harus ditunaikan oleh saudara muslim yang lain. Rasulullah bersabda, "Barang siapa yang mengiringi jenazah sampai dia shalati, maka baginya pahala satu qirath, dan barang siapa yang mengiringi sampai di kubur, maka baginya pahala dua qirath." Lalu ditanyakan kepada beliau. "Apa itu dua qirath?" Maka nabi menjawab. "Dua gunung yang besar." (Muttafaq 'alaih).

Wallahua'lam