Minggu, 18 Agustus 2013

Politik Dumping Jepang

Assallamuallaikum man teman..sebelumnya sya mau mengucapkan minal aidin wal faidzin...mohon maaf lahir n batin, oiya salam merdeka buat seluruh man teman di seluruh penjuru ibu pertiwi. Mengingat hari kemerdekaan bangsa Indonesia, kali ini saya akan membahas salah satu negara yang pernah menjajaki kaki mereka di tanah air, yaitu Jepang atau nippon. Negara yang terkenal julukannya sebagai negeri sakura tersebut sangat maju dalam hal teknologi, bahkan hampir semua industri otomotif dan elektronik kita kebanyakan import dari Nippon, namun tidak semua barang elektronik dari Jepang itu asli dari Jepang, karena produk asli Jepang sendiri dijual sangat mahal disana. Mengapa sangat mahal? jawabnya disebabkan Jepang menganut kebijakan "politik dumping". Awalnya saya juga bingung waktu SD saya pernah mendengar istilah "politik dumping" dari pelajaran ilmu sosial, yang saya ketahui saat itu Jepang menjual barang dalam negrinya sangat mahal tapi untuk barang import mereka jual murah. Waktu SD saya sempat bingung gimana bisa dapat untung kalo barang dalam negri di jual sangat mahal ? Ternyata jawaban dari sistem politik dumping tersebut adalah, Jepang merupakan negara eksportir sehingga perputaran dagang eksport dapat mempengaruhi jumlah kurs dari mata uang yen, jika hal tersebut dipengaruhi oleh daya beli dalam negri yang juga sangat tinggi, maka dampak langsungnya ekonomi Jepang menjadi tidak sehat. Untuk menjawab fenomena di atas pemerintah Jepang memberikan solusi kepada negara-negara Industri yang lain untuk merakit barang-barang elektronik yang microchip atau bahan bakunya dibuat oleh Jepang namun untuk merakitnya di serahkan oleh negara lain untuk menjaga value barang tersebut. Maka tidak heran jika negara seperti India,Taiwan dan China menjadi "ketularan" maju industri IT nya. Bagaimana dengan Indonesia? Sebenarnya orang Indonesia sendiri juga banyak yang bekerja untuk perusahaan Jepang, kebetulan Bapak sekarang ditempatkan di Dinsosnaker yang diantara programnya terdapat pengiriman tenaga kerja Indonesia yang dipekerjakan di Perusahaan-perusahaan Jepang. Namun sayangnya kurangnya dukungan dari pemerintah sendiri tidak memanfaatkan ketrampilan tersebut untuk kepentingan dalam negeri,sayang banget ya??? Kembali ke "politik dumping" di atas, maka tidak heran apabila man-teman pergi jalan-jalan ke Akhibara,Tokyo pusat elektronik di Jepang disana harga barang murah-murah bisa jadi itu produk keluaran lama atau produk yang merupakan hasil rakitan dari India,china,taiwan atau Indonesia sendiri....hehehehe.... percuma kan? niatnya dapet barang murah ke Jepang nemunya produk sini juga,hehehe...tapi knapa ya,orang Jepang rela mengeluarkan uang banyak untuk beli produk dalam negrinya sendiri??? Jawabannya, karena passion orang Jepang yang loyal terhadap produk negaranya sendiri. Orang Indonesia mah sulit mendapat passion kayak orang Jepang,hehehe...  Sekedar saran kalau mau barang elektronik murah coba jalan-jalan di negara yang deket-deket Jepang aja, kualitasnya gak jauh beda dan harganya jauh lebih murah... cekidot lah kalo gak percaya....wkwkwk.... sekian dulu ya man teman, ntar kalo ada info-info terpenting insyaALLAH akan di share lagi, semoga bermanfaat buat man teman yang hobi jalan-jalan buang uang ke luar negri...hihihi... salam merdeka!!! Wassallamuallaikum Wr.Wb....

Tidak ada komentar: