Rabu, 25 April 2012

Berterimakasihlah kepada orang Purwokerto

Kalian semua tau Bank BRI kan?Nah BRI merupakan cikal bakal berdirinya Keuangan Mikro di Indonesia,diawali dengan lahirnya seorang patih BanyuMas yang bernama Raden Bei Aria Wirjaatmadja.Beliau sangat menyadari akan pentingnya Lembaga Keuangan yang dapat memberikan pinjaman ringan untuk menepis jeratan lintah darat.Beliau merupakan keturunan priyayi yang berkecukupan,maka dari itu Patih BanyuMas ini sangat tercengang ketika mendengar seorang guru desa mengadakan sebuah pesta syukuran besar-besaran,bukan pestanya yang beliau herankan.Namun,bagaimana ikhtisar guru desa tersebut mengumpulkan modal untuk pembuatan pesta tersebut.Ternyata uang tersebuat didapatnya dari hasil peminjaman kepada seorang rentener tionghoa dengan bunga yang mencekik leher.Akhirnya timbul pemikiran beliau yang diilhami oleh kegiatannya selama mengelola pinjaman yang bersumber dari kas masjid.Dengan bantuan Asisten Residen Banyumas, E. Sieburgh,kemudian didirikan sebuah Bank dengan nama "De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden" atau Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi yang berkebangsaan Indonesia (pribumi),pada 16 desember 1895.Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai hari kelahiran BRI.Pada saat itu Bank ini sering disebut "Bank Priyayi" oleh masyarakat purwokerto karena bank ini membantu para priyayi-priyayi purwokerto "mentas" dari belenggu lintah darat.Sebagai Warga Negara Indonesia yang modern sepatutnya kita berterima kasih kepada orang Purwokerto meski banyak orang menilai katro karena logat BanyuMas-nya tapi pemikiran mereka keren.Dan tidak lupa untuk SAY "NO" TO rentener atau lintah darat,sesungguhnya lintah darat teramat-sangat BER-BA-HA-YA.

Tidak ada komentar: